Tampilkan postingan dengan label Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemrograman. Tampilkan semua postingan

Array dan Record

Array
Array adalah sekumpulan data sejenis/setipe yang disimpan dalam sebuah variabel berindeks. Tiap indeks atau subkrips menyimpan sebuah nilai. Indeks dapat berbentuk satu dimensi (one dimensional) atau lebih dari satu dimensi (multi dimensional). Indeks terkecil dimulai dari 0.
Cara pendeklarasian veriabel array sama dengan pendeklarasian variabel pada umumnya, yaitu dengan statement DIM hanya nama variabelnya diikuti dengan nilai dalam tanda kurung ( ) yang menunjukkan jangkauan indeksnya, misalnya :

DIM Bil(4) AS INTEGER
DIM Nama(2,2) AS STING*15
DIM Matrik (4,3,2) AS SINGLE


Record

Record adalah data terstruktur yang mengandung sekumpulan data yang berbeda jenis atau tipe yang disimpan dalam sebuah tipe data. Sekumpulan data ini kemudian disebut sebagai field-field dari record. Record adalah tipe data yang bisa dibuat oleh user sendiri. Selanjutnya tipe data ini digunakan untuk mendeklarasikan variabel sama seperti tipe data yang ada.
Untuk mendeklarasikan tipe record digunakan statement TYPE. Field-fieldnya didefinisikan setelah TYPE ini, tanpa menggunakan DIM. Bentuk umum statement TYPE :
TYPE usertype
          Elemen1 AS Tipedata
          [Elemen2 AS Tipedata]
          .....
END TYPE

Read More..

Perintah seleksi kondisi dan perulangan

Seleksi Kondisi

Dalam BASIC, seleksi kondisi dilakukan oleh statement IF..THEN dan SELECT CASE. Kondisi ini berupa suatu ekspresi yang menghasilkan nilai benar (-1) atau salah (0) saja. Ekspresi biasanya menggunakan relational operator atau logic operator.
Bentuk umum statement IF..THEN: 
 IF kondisi THEN statement 1 [ELSE statement 2]

Bentuk lain:
IF kondisi 1 THEN
 [Blok statement 1]
 [ELSEIF kondisi 2 THEN
            [blok statement 2]]...
[ELSE
[blok statement n]]
END IF
Bentuk umum SELECT CASE :
SELECT CASE ekspresi
 CASE ekspresi 1
           [blok statement 1]
[CASE ekspresi 2
           [blok statement 2]]
...
[CASE ELSE
           [blok statement n]]
END SELECT


Perulangan

Statement perulangan terdiri dari FOR..NEXT, DO..LOOP, dan WHILE..WEND. FOR..NEXT merupakan perulangan dimana akan berhenti yaitu saat nilai pencacah mencapai nilai akhir yang diinginkan tanpa ada proses penyeleksian. Kita bisa mengetahui berapa kali terjadi perulangan yaitu (nilai_akhir - nilai_awal) * kenaikan.
Bentuk umum statement FOR..NEXT:
FOR pencacah = nilai_awal TO nilai_akhir [STEP kenaikan]
        [blok statement]
NEXT pencacah 

Perulangan DO..LOOP terus dilaksanakan saat kondisi tertentu terpenuhi atau bernilai benar, jika tidak maka proses perulangan akan berhenti. Penyeleksian kondisi dilakukan setelah kata DO atau LOOP. Bentuk umunya:
DO [{ WHILE/UNTIL } kondisi]
      [blok statement]
LOOP
atau
DO
[blok statement]
LOOP [{ WHILE/UNTIL } kondisi] 

Perulangan WHILE..WEND pada dasarnya sama dengan DO WHILE..LOOP. Selama kondisi bernilai benar proses looping terus dilaksanakan. Bentuk umumnya:
WHILE kondisi
[blok statement]
...
WEND
Read More..

Followers

Powered by Blogger